ANISPOST – Sebuah poster digital bertema politik dan diplomasi internasional tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Poster tersebut menampilkan Anies Baswedan dengan narasi besar mengenai gambaran “tatanan dunia” apabila dirinya menjadi presiden.
Dalam poster tersebut, Anies digambarkan berdiri di podium bergaya sidang United Nations dengan latar bendera berbagai negara dan simbol perdamaian dunia. Visual itu memperlihatkan citra kepemimpinan global yang mengedepankan diplomasi, kemanusiaan, dan pembangunan berkelanjutan.
Poster tersebut memuat sejumlah visi utama yang disebut akan menjadi fondasi tatanan dunia baru. Salah satu poin yang ditonjolkan adalah “Diplomasi Beradab”, yakni pendekatan hubungan internasional yang mengutamakan dialog, rasa saling menghormati, serta pembangunan kepercayaan antarnegara.
Selain itu, terdapat konsep “Inklusif dan Merangkul” yang menekankan bahwa setiap negara, baik besar maupun kecil, memiliki hak suara yang setara dalam forum internasional seperti PBB. Narasi lain yang juga diangkat adalah “Perdamaian Berkelanjutan”, dengan fokus pada penyelesaian konflik melalui jalur keadilan, kemanusiaan, dan solusi jangka panjang.
Di bidang lingkungan, poster tersebut menyoroti pentingnya pembangunan berkelanjutan melalui komitmen global terhadap energi bersih, perlindungan lingkungan hidup, dan ekonomi hijau. Sementara pada sektor pendidikan, pendidikan disebut sebagai kunci utama dalam membangun peradaban dan perdamaian dunia.
Tak hanya itu, poster tersebut juga membawa pesan keberpihakan terhadap kemanusiaan. Fokusnya meliputi pengentasan kemiskinan, kesetaraan sosial, hak asasi manusia, serta menjaga martabat setiap individu.
Pada bagian bawah poster, terdapat gambaran mengenai “tatanan dunia yang terbentuk”. Beberapa poin yang disebutkan antara lain dunia yang lebih damai melalui dialog dan mediasi berbasis keadilan, penguatan keadilan global, hingga kerja sama antarnegara yang lebih selaras tanpa dominasi negara besar.
Poster itu juga menggambarkan dunia yang lebih peduli terhadap lingkungan, menghargai keberagaman budaya dan agama, serta menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda.
Secara visual, desain poster menggunakan dominasi warna biru, putih, dan emas dengan simbol-simbol seperti merpati perdamaian, timbangan keadilan, bumi, panel surya, dan jabat tangan. Gaya desainnya menyerupai kampanye diplomasi internasional modern dengan nuansa pidato global.
Hingga saat ini belum diketahui siapa pembuat asli poster tersebut maupun konteks resmi pembuatannya. Namun, unggahan tersebut telah memicu berbagai tanggapan warganet, mulai dari dukungan, apresiasi terhadap pesan perdamaian, hingga perdebatan politik di media sosial.

