Berita Terkini

Anies Baswedan Ajak Warga Bantu Korban Bencana dan Selamatkan Satwa Liar

JAKARTA — Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk ikut membantu korban bencana alam serta satwa liar yang kehilangan habitat akibat perusakan lingkungan. Ajakan itu disampaikan lewat unggahan video yang diunggah melalui akun YouTube pribadinya, Jumat (28/11/2025).

Dalam video, Anies menyampaikan rasa prihatin atas rentetan bencana yang melanda beberapa wilayah di Indonesia belakangan ini — dari banjir ekstrem hingga erupsi gunung.

“Beberapa hari ini kita dikejutkan oleh deretan kabar bencana. Kita tercekat melihat rangkaian foto, video di media sosial,” ucap Anies.

Anies merinci sejumlah peristiwa yang menurutnya menggugah rasa kemanusiaan, antara lain hujan ekstrem dan banjir di Aceh dan Sumatera Utara, banjir bandang di Sumatera Barat, serta erupsi dan meningkatnya aktivitas gunung, termasuk Gunung Semeru di Jawa Timur.

Lebih dari itu, Anies juga mengangkat isu penurunan habitat satwa liar sebagai bagian dari krisis lingkungan: “satwa liar seperti orang utan dan gajah juga menderita akibat perusakan habitat alami oleh aktivitas manusia.”

Anies mengaku sering merasa prihatin ketika melihat video dan foto satwa liar yang “terpaksa makan sisa-sisa makanan manusia”, seperti kejadian di Aceh maupun di kawasan Tesso Nilo.

Meski situasinya berat dan menguras emosi, Anies mengajak publik agar tidak menyerah pada rasa cemas dan putus asa. “Di tengah derasnya berita, mudah sekali kita jadi merasa lumpuh, bingung harus mulai dari mana, lalu berakhir hanya dengan scrolling layar handphone dan bersedih. Jangan,” ujarnya.

Anies menekankan bahwa setiap individu — sekecil apapun — memiliki kesempatan untuk membantu. Baik itu melalui donasi, bantuan logistik, bergabung dengan aksi relawan, atau sekadar mengajak keluarga dan teman untuk peduli.

Baca Juga!  Anies Baswedan Sebut Bencana Sumatera 'Buatan Manusia' Sampai Desak Pelaku Harus Diadili, Tapi Tetap Kirim Bantuan Rp 1,8 Miliar

“Mungkin membantu penyintas banjir atau warga di sekitar gunung, atau mendukung upaya penyelamatan satwa seperti orang utan di Aceh atau gajah di Taman Nasional Tesso Nilo. Lalu lakukan tindakan,” ajaknya.

Menurut Anies, tindakan kecil kolektif lebih bermakna daripada hanya bersedih dari jarak jauh. Ia mengajak masing-masing warga melakukan satu langkah nyata: menyalurkan donasi melalui lembaga kredibel, membantu distribusi logistik, ikut kerja relawan, atau menggerakkan komunitas kecil di sekitar.

Tak hanya itu, Anies juga menyerukan agar masyarakat terus mendorong pemerintah dan aparat di berbagai tingkat untuk bergerak cepat dan serius dalam merespons bencana serta merawat kelestarian lingkungan. Namun, sambil menunggu respons resmi, masyarakat tetap bisa bergerak bersama.

Menurut Anies, semangat kebersamaan dan gotong-royong harus terus dijaga agar bangsa ini bisa melewati masa sulit: “Di saat-saat seperti ini kita hidupkan kembali semangat warga, jaga warga. Kita saling jaga, saling menguatkan, saling membantu. Karena di atas segala bencana … adalah kita semua tidak menyerah untuk saling membantu.”

Dengan seruan itu, Anies berharap publik tidak hanya menjadi penonton — tetapi turut bergerak nyata dalam aksi sosial dan upaya pelestarian alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *